Keragaman budaya merupakan sebuah awal dari lahirnya kebiasaan-kebiasaan yang akan dilakukan secara turun temurun. Dengan kebiasaan tersebut akan berbeda di setiap wilayah dan daerahnya masing-masing. Masyarakat menganggap bahwa kebiasaan yang telah mereka lakukan sejak jaman dahulu memiliki tujuan dan maksud tertentu. Baik itu kebiasaan yang mengandung sifat positif atau negatif hingga yang tidak masuk akal menurut orang banyak.

Beberapa kebiasaan memang mengandung unsur judi, itupun bagi mereka yang memang menganggapnya sebagai perjudian. Dalam segala hal kegiatan bila kita kaitkan dengan perjudian makan akan timbul pertaruhan yang sederhana hanya menang atau kalah. Misalnya seperti pertarungan hewan yang para penontonnya akan bertaruh untuk yang menang. Judi yang melibatkan binatang atau hewan ini sebenarnya sudah bukan pemandangan yang asing bagi kebanyakan orang, bahkan judi jenis ini sudah ada sejak zaman penjajahan kolonial belanda yang lalu bahkan terlebih sejak sebelum negara Indonesia belum berdiri yang terdiri dari beberapa kerajaan. Terlihat dari beberapa cerita kisah legenda masyarakat seperti Ciung Wanara, yang mana si tokoh pemeran utama mencoba untuk mengambil alih haknya sebagai raja dengan cara sabung ayam. Sampai sekarang ini tradisi sabung ayam masih bisa anda disaksikan di daerah Bali, bahkan di pulau yang terkenal dengan wisata alamnya bagi para turis ini, sabung ayam telah menjadi indikator bagi strata sosial bahkan untuk ritual budaya dan keagamaan. Memang dalam sebuah ritual keagamaan sabung ayam atau adu ayam tidak memperkenankan untuk melibatkan sejumlah uang taruhan atau berjudi, namun dalam prakteknya para spektator atau penonton pertandingan tidak bisa menahan diri untuk menambah keseruan dalam menonton dan mereka pun akan memasang taruhan.

Tidak hanya sebatas permainan Judi Slot Online atau togel, masih banyak jenis permainan judi yang dilakukan dengan melibatkan binatang atau hewan sebagai objek perjudiannya. Seperti halnya yang dilakukan dan menjadi kebiasaan di daerah Jawa Barat, di sekitar wilayah Garut. Di sebuah kota kecil yang letaknya tidak jauh dari kota Bandung ini, terdapat ajang adu binatang yang sangat terkenal yaitu adu domba. Domba adu di daerah Garut sangat terkenal karena ketangguhan dan kekuatannya, domba hasil dari peranakan asli Garut akan dihargai sangat tinggi apalagi jika peranakan hasil dari domba juara.

Kota Sumedang yang terkenal dengan makanan khas tahu sumedang pun ikut andil dalam kegiatan perjudian jenis hewan ini, terdapat kegiatan dengan model serupa yang disebut adu bagong. Kegiatan ini akan melibatkan anjing buas jenis pitbull yang kemudian diadukan dengan seekor babi hutan yang biasanya mereka sebut bagong. Berdasarkan dari ukuran binatangnya biasanya anjing yang terlibat dalam sekali pertarungan satu sampai dua ekor anjing. Tentu saja lagi-lagi bagi setiap penonton akan meletakan taruhan di pertarungan tersebut.

Berikut ini beberapa hewan yang memang selalu dikaitkan dengan perjudian. yang memang secara kebiasaany hewan-hewan ini memiliki daya tarik sendiri sebagai hewan yang di perjudikan. Berikut hewan dan contoh perjudiannya:

Ayam

Selain menjadi hewan yang digunakan sebagai konsumsi dan peliharaan hias bagi mereka yang hobi, ternyata ayam pun bisa di gunakan sebagai bahan taruhan. Seperti di bali contohnya, kegiatan adu ayam ini merupakan kebiasaan yang lahir dari sebuah kisah seorang raja yang hendak mengambil takhta nya kembali. Permainan sabung ayam merupakan permainan yang sangat mudah. karena seseorang hanya cukup menonton dan memilih jagoan dari ayam yang akan atau sedang bertarung. Permainan akan dinyatakan berakhir jika salah satu ayam dinyatakan kalah atau bahkan hingga mati. Para penonton yang bersorak akan menambah ramai dalam permainan Sabung Ayam ini.

Bagong atau Babi Hutan

Dengan arena dikelilingi menggunakan pagar bambu dan ram kawat setinggi 3 meter. Tradisi ini, biasa dijuluki adu bagong atau dugong, berlangsung di kampung Cicaringgang, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Adu bagong biasanya digelar setiap akhir pekan. Sebelum bertarung anjing antri menunggu giliran bertarung di pintu masuk. Sedangkan babi hutan sudah dilepaskan dan bebas berkeliaran di arena pertarungan. Satu per satu anjing itu dimasukkan dan langsung menyergap dan bertarung dengan babi hutan. Adu Bagong pada awalnya berkembang sebagai ajang melatih anjing pemburu untuk membasmi hama babi hutan. Para spektator akan memilih berapa lama waktu babi bertahan.

Perjudian merupakan kegiatan yang kerap di jadikan kebiasaan di wilayah tertentu. Hal ini sebagai wujud dari keanekaragaman budaya. Perjudian yang bersifat konvensional ini memang sudah sangat jarang di temukan, selain membutuhkan tempat yang luar, jenis perjudian adu hewan ini sudah banyak di kecam oleh komunitas pecinta hewan.

Beberapa dari mereka yang tetap hobi bermain judi, mereka akan beralih ke Judi Online. dengan bermain Judi online mereka akan lebih mudah dalam menyalurkan hobi mereka sendiri. Seperti Judi Slot Online yang mudah di akses dan bisa bermain kapan saja membuat para pemain nya tidak perlu merasa repot datang ke arena perjudian.